-->
Travelling
Description : Green Canyon is located in the village of Kertayasa, Ciamis, West Java, about 31 km from Pangandaran. When you arrive at the main entrance and Green Canyon parking area, you will see a lot of wooden boats popularly called “Ketingting” lined up neatly on the river bank. Boats are what will bring you to the Green Canyon with Rp.125.000, 00 costs per boat. 1 boat contents max capacity 6 people.
JENGGALA WATERFALL : This tourist attraction was originally called Curug Tempuan, because this waterfall is a confluence of several rivers that merge into one. So that local residents hold a meeting with village officials. This meeting discussed the change in the name of the waterfall. So the waterfall changed its name to Curug Jenggala.
THE LEGEND OF THE TAPOMAS RESERVOIR : In the 1980s, the pride of the residents was destroyed to stem the Serayu river during the New Order government, which at that time developed a dam project for a hydroelectric power plant (PLTA) by damming the Serayu river in Wanadadi District.
Green Canyon Pangandaran : Ngarai ini terbentuk dari erosi tanah akibat aliran sungai Cijulang selama jutaan tahun yang menembus gua dengan stalaktit dan stalakmit yang mempesona serta diapit oleh dua bukit dengan bebatuan dan rimbunnya pepohonan menyajikan atraksi alam yang khas dan menantang.
Description : Body rafting green canyon pangandaran

Bandara Tunggul Wulung

BANDAR UDARA TUNGGUL WULUNG CILACAP

Bandar Udara Tunggul Wulung terletak di sebelah barat Kota Cilacap, tepatnya di daerah Jeruklegi, Tritih Kulon, Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap Jawa Tengah. Bandara Tunggul Wulung (TWL) Cilacap pertama kali di bangun oleh Pertamina tahun 1974 dan selesai tahun 1977. Di tahun yang sama tepatnya pada 19 September 1977, bandara ini resmi beroperasi. Nama Tunggul Wulung sendiri diambil dari nama patilasan Senopati Tunggul Wulung. Hingga saat ini Bandara Tunggul Wulung dioperasikan oleh Unit Penyelenggara Bandara Udara, Kementerian Perhubungan dan merupakan bandara Klas III. Bandara Tunggul Wulung merupakan basis pesawat latih sekolah penerbangan, lantaran bandara ini tidak memiliki aktivitas yang padat dengan aktivitas pesawat komersialnya. Meski sepi, bandara ini memiliki fasilitas yang cukup memadai seperit satu taxi way, alat navigasi, runway light, apron seluas 190 x 96 meter yang mampu menampung tiga pesawat ATR tipe 72, panjang landasan pacu 1400 m x 30 m dengan arah 13-31 (Tenggara-Barat Laut), dan pelayanan informasi cuaca penerbangan. Pelayanan informasi cuaca penerbangan Bandara Tunggul Wulung merupakan tanggung jawab Stasiun Meteorologi Klas III Cilacap dengan membangun Pos Pengamatan Unsur Meteorologi yang berlokasi di site area Bandara Tunggul Wulung. Dalam penerbangan informasi cuaca yang dibutuhkan antara lain arah dan kecepatan angin, visibility, temperatur udara, kelembaban udara, tekanan udara. 

Kondisi arah dan kecepatan angin, berdasarkan hasil pengamatan Pos Pengamatan Meteorologi Tunggul Wulung yang berada di bawah tanggung jawab Stasiun Meteorologi Klas III Cilacap diperoleh frekuensi arah dan kecepatan angin  yang digambarkan dalam bentuk windrose.
Windrose Data Pos Pengamatan Meteorologi Tunggul Wulung

To Google Map
 Runway Bandara Tunggul Wulung




NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post