-->
Travelling
Description : Green Canyon is located in the village of Kertayasa, Ciamis, West Java, about 31 km from Pangandaran. When you arrive at the main entrance and Green Canyon parking area, you will see a lot of wooden boats popularly called “Ketingting” lined up neatly on the river bank. Boats are what will bring you to the Green Canyon with Rp.125.000, 00 costs per boat. 1 boat contents max capacity 6 people.
JENGGALA WATERFALL : This tourist attraction was originally called Curug Tempuan, because this waterfall is a confluence of several rivers that merge into one. So that local residents hold a meeting with village officials. This meeting discussed the change in the name of the waterfall. So the waterfall changed its name to Curug Jenggala.
THE LEGEND OF THE TAPOMAS RESERVOIR : In the 1980s, the pride of the residents was destroyed to stem the Serayu river during the New Order government, which at that time developed a dam project for a hydroelectric power plant (PLTA) by damming the Serayu river in Wanadadi District.
Green Canyon Pangandaran : Ngarai ini terbentuk dari erosi tanah akibat aliran sungai Cijulang selama jutaan tahun yang menembus gua dengan stalaktit dan stalakmit yang mempesona serta diapit oleh dua bukit dengan bebatuan dan rimbunnya pepohonan menyajikan atraksi alam yang khas dan menantang.
Description : Body rafting green canyon pangandaran

Non aktifkan Quick Acces

Menonaktifkan Quick Access Pada Windows 10 Dengan Mudah

Cara Disable Quick Access (Pintarkomputer.Com)
File Explorer di Windows 10 terdapat fitur baru yaitu  Quick Access. Fitur ini akan menampilkan file dan folder yang baru saja diakses dan paling sering di akses. Ketika membuka File explorer di Windows 10, halaman yang pertama kali ditampilkan adalah Quick Access.


Untu membuka file atau folder yang sering kita akses tidak perlu lagi mengexplore folder-folder (ini mungkin memakan sedikit waktu), karena cukup sekali klik saja kita sudah bisa mengaksesnya melalui Quick Access. Kemudian, kalau kita lupa lokasi suatu file atau folder yang baru kita buat, kita akan terbantu dengan adanya Quick Access ini. Karena fitur ini akan menampilkannya. Dan masih banyak tentunya keuntungan yang diberikan oleh fitur yang satu ini.

Adakah kekurangan fitur Quick Access ini? Setiap kelebihan selalu ada kekurangan. Tidak terkecuali bagi fitur baru pada file explorer ini, Quick Access. Ingat, fitur ini akan menampilkan file dan folder yang sering kita akses. Pastinya kita memiliki data-data yang menjadi privasi dan tidak boleh sembarang orang mengaksesnya. Namun, karena keseringan kita mengakses data yang bersifat rahasia tersebut, besar kemungkinan akan muncul di baris pertama Quick Access. Nah, ketika ada orang lain memakai laptop/komputer kita, lalu membuka file explorer, pastinya dia secara tidak sengaja melihat file-file apa saja yang sering kita akses. Dengan begitu, orang asing tersebut bisa saja iseng membuka-buka data pribadi kita yang bersifat rahasia.

Maka dari itu, untuk menghindari tangan-tangan jahil, alangkah baiknya menonaktifkan / disable fitur Quick Access ini. Alasanya hanya satu, untuk mengamankan file-file yang dianggap vital.

Cara Mematikan / Disable Quick Access di File Explorer Windows 10
Buka file explorer -> Klik menu File -> Kemudian pilih Change folder and search options. Akan muncul jendela folder options.

Untuk menonaktifkan fitur Quick Access (agar tidak lagi menampilkan file dan folder yang sering diakses) hilangkan tanda ceklist pada Show recently used files in Quick access dan Show frequently used folders in Quick access. Jika sudah klik Apply, OK. 










NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post