Sekolah Lapang Cuaca Nelayan 2019 Cilacap - Blog-QuL

Advertisment

Breaking News

Sekolah Lapang Cuaca Nelayan 2019 Cilacap

Pengenalan Informasi Cuaca Dan Iklim Untuk Kegiatan Nelayan

Dalam beberapa tahun terakhir kondisi cuaca dan iklim yang sangat beragam merupakan tantangan utama dalam pengelolaan di berbagai sektor. Hal ini mendapatkan perhatian dari berbagai kalangan tentang potensi terganggunya ketahanan pangan termasuk di sektor kelautan dan perikanan. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya pendekatan lebih mendalam mengenai cuaca dan iklim guna mengantisipasi dan mengatasai dampak yang ditimbulkan, serta turut mewujudkan visi dan misi program NAWACITA tentang “Kedaulatan Pangan dan Pengembangan Ekonomi Maritim dan Kelautan”.


Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Cilacap secara rutin menyiapkan informasi cuaca dan iklim yang berguna untuk sektor perikanan, seperti Prakiraan Musim Hujan dan Kemarau, Prakiraan Cuaca Harian/Ekstrim, Prakiraan Gelombang dan Arus Laut serta Prakiraan Arah dan Kecepatan Angin. Pelaksanaan kegiatan SEKOLAH LAPANG IKLIM NELAYAN (SLI - Nelayan) merupakan langkah nyata BMKG dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional melalui pendekatan adaptasi resiko iklim, terutama di sektor kelautan dan perikanan.

 Kegiatan SLI Nelayan ini diikuti oleh para petugas Penyuluh Perikanan, Nelayan dan petugas dinas terkait di jajaran pemerintah daerah Kabupaten Kota sebagai mitra kerja nelayan. SLI-Nelayan merupakan upaya peningkatan pemahaman para nelayan dan petugas perikanan terkait tentang isi informasi iklim dan pemanfaatannya. Untuk peningkatan kegiatan SLI-Nelayan, disiapkan paket modul yang menjabarkan isi informasi iklim BMKG. Modul berupa panduan bahan ajar dan beberapa suplemen pendukung materi. Paket Modul yang disusun pada SLI Nelayan ini dibagi menjadi 2 tahap yang terdiri dari 5 Modul yang akan dipaparkan di Tujuan Instruksi Umum. Dengan acuan modul yang ada maka diharapkan interaksi peserta dan narasumber SLI-Nelayan dapat lebih mudah dipahami, dievaluasi dan memberikan dampak positif kepada peserta. Demikian semoga modul ini dapat dimanfaatkan dan berguna untuk kegiatan kelautan dan perikanan.

Maksud dan tujuan dari masing-masing modul adalah:

  1. Modul 1 (Kontrak Belajar), dimaksudkan untuk mengenal satu sama lain diantara peserta dan mengembangkan hubungan yang lebih dekat, menetapkan tujuan dan hasil yang diharapkan serta kegiatan tindak lanjut dari proses belajar, meningkatkan pengertian ilmiah yang sekarang dan kreativitas sebagai kunci sukses dalam proses pembelajaran; serta mengidentifikasi dan pemetaan masalah yang terkait cuaca dan iklim di wilayahnya. Adapun tujuannya agar peserta mampu bekerjasama dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalah yang terkait dengan cuaca dan iklim.
  2. Modul 2 (Mengenal Cuaca dan Iklim Dalam Kegiatan Perikanan), dimaksudkan untuk mengenal dan memahami unsur cuaca dan iklim yang berpengaruh dalam  kegiatan yang berkaitan dengan perikanan di wilayah tersebut. Adapun tujuannya adalah memberi pemahaman perbedaan antara cuaca dan iklim.
  3. Modul 3 (Informasi Cuaca dan Iklim Untuk Kegiatan Perikanan), dimaksudkan untuk memberikan pemahaman tentang informasi prakiraan cuaca dan iklim yang diperlukan oleh PPL Perikanan dan Nelayan. Adapun tujuannya adalah memberikan pemahaman tentang bahasa teknis cuaca dan iklim menjadi bahasa yang dimengerti oleh para nelayan.
  4. Modul 4 (Proses Pembentukan Angin, Awan, Hujan dan Gelombang), dimaksudkan untuk belajar dan memahami proses pembentukan uap air dan hujan, pengaruh angin pada pembentukan awan dan hujan, serta terbentuknya gelombang. Adapun tujuannya agar peserta memahami unsur utama pembentuk kejadian tersebut.
  5. Modul 5 (Memahami Informasi Kelautan untuk kegiatan Perikanan), dimaksudkan untuk memberikan pemahaman tentang informasi cuaca, iklim dan kelautan yang ada. Adapun tujuannya agar peserta dapat lebih efisien dan efektif dalam kegiatan perikanan serta mengurangi dampak buruk dari kondisi cuaca dan iklim yang terjadi. Sebagai pemandu adalah dari Dinas Kelautan dan Perikanan dan PPS/PPN/PPI di Provinsi pelaksanaan kegiatan SLI - Nelayan.
  6. Kunjungan Lapang, dimaksudkan untuk secara langsung melihat alat pengukur unsur cuaca standar dan memperoleh penjelasan lebih lanjut tentang penggunaan alat-alat tersebut, mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya data cuaca/iklim untuk digunakan dalam berbagai sektor kegiatan, menambah wawasan manfaat data unsur cuaca untuk berbagai kegiatan. Adapun tujuannya agar peserta bisa secara langsung melihat dan mengamati berbagai alat pengukur unsur cuaca serta pemeliharaan dan pemanfatannya.
  7. Tindak Lanjut, dimaksudkan untuk mendemonstrasikan dan menampilkan output yang nyata selama peserta mengikuti kegiatan kepada nelayan lainnya dan berbagai pemangku kepentingan. Berbagi pengalaman dan pengetahuan yang didapat kepada nelayan lainnya untuk memfasilitasi adopsi yang lebih luas. Mengembangkan keterampilan mereka dalam mensosialisasikan pentingnya SLI untuk kegiatan perikanan, memperoleh masukan dari PPL Perikanan dan nelayan lainnya serta berbagai pihak untuk lebih meningkatkan modul SLI. Adapun tujuannya agar hasil dari kegiatan SLI yang dilaksanakan dapat diadopsi secara lebih luas dan untuk meningkatkan kemampuan para PPL Perikanan dan nelayan dalam memahami informasi cuaca dan iklim dalam kegiatan perikanan.

Dokumen SLI-Nelayang 2019

  • Modul SLI-Nelayan 2019 (PDF)
  • Panduan SLI-Nelayan 2019 ((PDF)

Materi SLI-Nelayan 2019

  • Pengenalan Unsur Cuaca Dan Iklim (PDF)
  • Memahami Informasi Cuaca dan Iklim  (PDF)
  • Informasi Kelautan Dan OFS BMKG  (PDF)










Keep Your Home & Office Clean

No comments

Terimakasih Anda Telah Berkunjung Ke Blog Kami, Silahkan Berkomentar Dengan Sopan.

close