Sidebar Ads

Cuaca Jawa Tengah

By Kholis Nur Cahyo : Evaluasi Cuaca 20 September 2020

DINAMIKA ATMOSFER GLOBAL
Dinamika atmosfer global t i d a k memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia. Hal ini dapat dilihat berdasarkan indeks-indeks dinamika atmosfer sebagai berikut. SOI memiliki nilai +9.3 yang mengindikasikan adanya pergerakan suplai uap air dari Samudera Pasifik timur ke Samudera Pasifik barat yang pengaruhnya signifikan terhadap aktivitas potensi pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia bagian timur. 

Indeks Nino 3.4 bernilai -0.68 yang menunjukkan suplai uap air dari Samudera Pasifik Timur ke Samudera Pasifik Barat signifikan. Fase konvektif MJO berada di kuadran 4 netral yaitu di Maritime Continent. Kondisi ini tidak berkontribusi terhadap proses pertumbuhan awan di Indonesia bagian barat dan tidak berpengaruh terhadap peningkatan hujan di wilayah Indonesia. IOD bernilai -0.20 dimana kondisi ini mengindikasikan adanya perpindahan uap air dari wilayah Perairan Timur Afrika menuju Pantai Barat Sumatera namun tidak terlalu berpengaruh terhadap pembentukan awan di wilayah Indonesia bagian barat.

Citra satelit Himawari wilayah Jawa Tengah tanggal 20 September 2020 jam 12.00 UTC


DINAMIKA ATMOSFER INDONESIA
Nilai indeks Surge sebesar +5.6 Nilai ini mengindikasikan adanya aliran massa udara dari Gushi ke Hong Kong, nilai indeks surge tidak signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan awan hujan terutama di wilayah Indonesia bagian barat. Tekanan udara di wilayah Indonesia pada umumnya sekitar 1008 - 1012 hPa. Daerah pertumbuhan awan hujan akibat pertemuan dan belokan angin berada di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kep.Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Bali, NTB, Papua Barat dan Papua.

Analisis angin zonal pada lapisan 850 hPa menunjukkan wilayah Indonesia didominasi angin timuran kecuali Aceh bagian Utara dengan kecepatan angin timuran maksimum mencapai 15 m/s di wilayah Perairan Selatan Papua. Sedangkan pada lapisan 200 hPa, wilayah Indonesia didominasi angin timuran kecuali Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Maluku dan Papua bagian Selatan dengan kecepatan angin timuran maksimum mencapai 18 m/s yaitu di wilayah Aceh bagian Utara.

Pada lapisan 850 hPa kelembapan udara wilayah Indonesia cukup tinggi berkisar antara 60 – 99% kecuali wilayah Laut Jawa bagian Utara, Samudera Hindia Selatan Jawa yang kelembabannya berkisar 50 - 60%. Kelembaban udara pada lapisan 700 hPa di wilayah Indonesia juga cukup basah berkisar 40 – 97 % kecuali di Jawa Timur, Bali, NTB, Laut Arafuru dan Perairan Selatan Bali yang kelembapannya berkisar antara 40 –50 %. 

EVALUASI CUACA JAWA TENGAH
Citra satelit tanggal 20 September 2020 pukul 12.00 UTC menunjukan sebaran awan yang cukup signifikan di wilayah Jawa Tengah Bagian Selatan. Menurut data pengamatan Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, suhu maksimum pukul 00.00 – 12.00 UTC adalah sebesar 35 ℃ dengan suhu minimum sebesar 27 ℃. Arah angin didominasi berasal dari arah Tenggara – Barat Laut dengan kecepatan maksimum 15 knots. Kelembapan relatif maksimum adalah sebesar 40% dan minimum sebesar 60%. Keadaan cuaca cenderung cerah hingga cerah berawan. Sementara itu, keadaan cuaca pukul 12.00 – 24.00 UTC umumnya berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Selatan Jawa Tengah. Arah angin dominan berasal dari Timur Laut - Tenggara dengan kecepatan maksimum 14 knots. Suhu udara berkisar antara 24 – 29 ℃. Kelembapan udara relatif berkisar 75 – 90%. Intensitas curah hujan 24 jam yang terjadi di Stasiun Meteorologi Cilacap mencapai 7.1 mm.

FENOMENA CUACA SIGNIFIKAN
Tidak terdapat kejadian fenomena cuaca signifikan pada tanggal 20 September 2020 di wilayah Jawa Tengah.

Pantauan Perkembangan Atmosfer Global





Analisis angin lapisan 925 hPa tanggal 20 September 2020 jam 12 UTC

Analisis angin zonal lapisan 850 hPa tanggal 20 September  2020 jam 12 UTC

Analisis angin zonal lapisan 200 hPa tanggal 20 September  2020 jam 12 UTC

Analisis kelembapan udara lapisan 850 hPa tanggal 20 September 2020 jam 12 UTC

Analisis kelembapan udara lapisan 700 hPa tanggal 20 September 2020 jam 12 UTC 

Data Synop Stasiun Meteorologi Cilacap 20 September 2020















Post a comment

0 Comments

close