-->
-->
Product : Levao
JENGGALA WATERFALL : This tourist attraction was originally called Curug Tempuan, because this waterfall is a confluence of several rivers that merge into one. So that local residents hold a meeting with village officials. This meeting discussed the change in the name of the waterfall. So the waterfall changed its name to Curug Jenggala.
THE LEGEND OF THE TAPOMAS RESERVOIR : In the 1980s, the pride of the residents was destroyed to stem the Serayu river during the New Order government, which at that time developed a dam project for a hydroelectric power plant (PLTA) by damming the Serayu river in Wanadadi District.
Product description : A true everyday pant. Super soft and comfortable. The stretch lace trim at your waist and legs offers a custom fit for all day comfort that won't show through clothes
Visit the Reebok Store : Reebok Women’s Underwear – Seamless Hipster Briefs (4 Pack)
Fashion Advertisement

Thursday, January 21, 2021

Longshore Currents

 

 


Kecepatan gelombang mendekati pantai tergantung pada dasar laut dan fitur garis pantai serta kedalaman air. Saat gelombang bergerak menuju pantai, segmen gelombang yang berbeda bertemu dengan segmen gelombang yang lain, memperlambat kecepatan segmen gelombang yang mendekati pantai. Akibatnya gelombang cenderung berbelok dan menyesuaikan diri dengan bentuk garis pantai secara umum. Selain itu, ombak biasanya tidak mencapai pantai secara paralel sempurna dengan garis pantai. Gelombang yang tiba dengan sudut gelombang yang kecil,disebut "angle of wave approach".

Ketika gelombang mencapai pantai atau garis pantai, gelombang melepaskan ledakan energi yang menghasilkan arus, yang mengalir sejajar dengan garis pantai. Jenis arus ini disebut "longshore current".

Arus sejajar pantai dipengaruhi oleh kecepatan dan sudut gelombang. Ketika gelombang pecah pada sudut yang lebih tajam (curam) di pantai, menemui lereng pantai yang lebih curam, atau sangat tinggi, kecepatan arus sejajar pantai meningkat. Sebaliknya, sudut gelombang yang lebih lebar, lereng pantai yang lebih landai, dan ketinggian gelombang yang lebih rendah memperlambat kecepatan arus sejajar pantai. Dalam kedua kasus tersebut, air dalam arus sejajar pantai mengalir ke pantai, dan kembali ke laut.

Saat lapisan air ini bergerak masuk dan keluar pantai, ia dapat "menangkap" dan mengangkut sedimen pantai kembali ke laut. Proses ini, yang dikenal sebagai “longshore drift”, dapat menyebabkan erosi pantai yang signifikan.

NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post

No comments:

Post a Comment

Thank you for visiting our blog, please comment politely

NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner