-->
Travelling
Description : Green Canyon is located in the village of Kertayasa, Ciamis, West Java, about 31 km from Pangandaran. When you arrive at the main entrance and Green Canyon parking area, you will see a lot of wooden boats popularly called “Ketingting” lined up neatly on the river bank. Boats are what will bring you to the Green Canyon with Rp.125.000, 00 costs per boat. 1 boat contents max capacity 6 people.
JENGGALA WATERFALL : This tourist attraction was originally called Curug Tempuan, because this waterfall is a confluence of several rivers that merge into one. So that local residents hold a meeting with village officials. This meeting discussed the change in the name of the waterfall. So the waterfall changed its name to Curug Jenggala.
THE LEGEND OF THE TAPOMAS RESERVOIR : In the 1980s, the pride of the residents was destroyed to stem the Serayu river during the New Order government, which at that time developed a dam project for a hydroelectric power plant (PLTA) by damming the Serayu river in Wanadadi District.
Green Canyon Pangandaran : Ngarai ini terbentuk dari erosi tanah akibat aliran sungai Cijulang selama jutaan tahun yang menembus gua dengan stalaktit dan stalakmit yang mempesona serta diapit oleh dua bukit dengan bebatuan dan rimbunnya pepohonan menyajikan atraksi alam yang khas dan menantang.
Description : Body rafting green canyon pangandaran

Semut Masuk Telinga

Jika Telinga Anda Kemasukan Semut

Telinga anda kemasukan serangga....? Jangan panik, lakukanlah langkah sederhana ini. Serangga (semut misalnya) terkadang berpindah tempat untuk mencari tempat hinggap selain untuk mencari mangsa juga untuk mencari tempat yang aman. Namun terkadang telinga kita menjadi sasaran entah karena terepaksa atau nyasar. Apalagi serangga yang memiliki anggota tubuh yang bagaikan duri, entah itu bagian kaki, bulu ataupun bagian mulutnya. Intinya apapun itu jika telinga kita kemasukan serangga pasti terasa tidak nyaman bahkan akan terasa sakit. Kali ini saya akan berbagi pengalaman ketika telinga kemasukan serangga.

1. Jangan Panik
Hal ini penting, sebab jika kita panik dapat mengakibatkan kondisi makin parah. Jika panik apapun cara akan dilakukan yang penting serangga keluar dari telinga tanpa mengingat dampak lebih parah yang akan terjadi.

2. Tutup Telinga 
Tutup telinga yang sebelah tapi jangan terlalu keras kurang lebih 10 menit.

3. Teteskan Air Hangat
Setelah tutup telinga yang sebelah, lalu teteskan air hangat ketelinga yang kemasukan serangga. Setelah itu miringkan kepala, telinga yang kemadukan serangga posisi dibagian bawah dengan tujuan agar serangga bisa keluar terbawa air. 

4. Jangan Menggunakan Pinshet
Perlu diketahui bagian dalam telinga ada bagian selaput yang mudah robek jika terkena benda tajam sehingga dapat keluar nanah dari dalam telinga. 

5. Jangan Menggunakan Cutombat
Alat pembersih telinga ini justru dapat mendorong serangga masuk ke bagian yang lebih dalam. 

6. Segeralah Priksa Ke Dokter
Walaupun telinga sudah tidak terasa sakit, lebih segera periksa ke Dokter untuk memastikan apakah serangga benar-benar sudah keluar atau belum. Jangan sampai serangga mati tapi masih ada di dalam telinga.

Demikianlah tip ketika telinga kemasukan serangga, semoga bermanfaat. 

NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post