Upwelling

 

UPWELLING
Area upwelling utama di sepanjang pantai dunia dengan warna merah. Upwelling terjadi ketika angin bertiup melintasi permukaan laut mendorong air menjauh dari suatu area dan air di bawah permukaan naik dari bawah permukaan untuk menggantikan air permukaan yang berbeda. Perairan bawah permukaan ini biasanya lebih dingin, kaya nutrisi, dan produktif secara biologis. Oleh karena itu, tempat penangkapan ikan yang baik biasanya ditemukan di mana upwelling biasa terjadi. Misalnya, daerah penangkapan ikan yang kaya di sepanjang pantai barat Afrika dan Amerika Selatan didukung oleh upwelling pesisir sepanjang tahun.





Angin yang bertiup melintasi permukaan laut sering kali mendorong air menjauh dari suatu daerah. Ketika ini terjadi, air naik dari bawah permukaan untuk menggantikan air permukaan yang kosong. Proses ini dikenal sebagai "upwelling".

Upwelling terjadi di laut terbuka dan di sepanjang garis pantai. Proses sebaliknya, yang disebut downwelling, juga terjadi ketika angin menyebabkan air permukaan menumpuk di sepanjang garis pantai. Air permukaan akhirnya tenggelam ke dasar.
Upwelling dan downwelling musiman juga terjadi di sepanjang Pantai Barat Amerika Serikat. Di musim dingin, angin bertiup dari selatan ke utara, mengakibatkan downwelling. Selama musim panas, angin bertiup dari utara ke selatan, dan air bergerak ke lepas pantai, mengakibatkan upwelling di sepanjang pantai. Upwelling musim panas ini menghasilkan perairan pantai yang dingin di area San Francisco, yang menyebabkan seringnya kabut musim panas. (Duxbury, dkk, 2002.)

 
 

Post a comment

0 Comments