-->
Travelling
Description : Green Canyon is located in the village of Kertayasa, Ciamis, West Java, about 31 km from Pangandaran. When you arrive at the main entrance and Green Canyon parking area, you will see a lot of wooden boats popularly called “Ketingting” lined up neatly on the river bank. Boats are what will bring you to the Green Canyon with Rp.125.000, 00 costs per boat. 1 boat contents max capacity 6 people.
JENGGALA WATERFALL : This tourist attraction was originally called Curug Tempuan, because this waterfall is a confluence of several rivers that merge into one. So that local residents hold a meeting with village officials. This meeting discussed the change in the name of the waterfall. So the waterfall changed its name to Curug Jenggala.
THE LEGEND OF THE TAPOMAS RESERVOIR : In the 1980s, the pride of the residents was destroyed to stem the Serayu river during the New Order government, which at that time developed a dam project for a hydroelectric power plant (PLTA) by damming the Serayu river in Wanadadi District.
Green Canyon Pangandaran : Ngarai ini terbentuk dari erosi tanah akibat aliran sungai Cijulang selama jutaan tahun yang menembus gua dengan stalaktit dan stalakmit yang mempesona serta diapit oleh dua bukit dengan bebatuan dan rimbunnya pepohonan menyajikan atraksi alam yang khas dan menantang.
Description : Body rafting green canyon pangandaran

Meredam Emosi Demi Kesehatan

 Teknik Menyeimbangkan Emosi

Emosi negatif (dendam, sering marah, iri, kecemasan, khawatir, dan lain-lain) tersimpan di cakra pusar. Dalam bahasa Sansekerta, cakra pusar disebut sebagai cakra nabi. Istilah nabi berkaitan dengan spiritualitas atau relasi dengan Tuhan. Cakra pusar yang kotor, akan menghambat hubungan dengan Tuhan karena masih ada emosi rendah yang tersimpan. Saat masih ada dendam, kemarahan, dan kebencian, orang tidak akan bisa berjumpa dengan Tuhan secara batin. Hati yang damai, dan tenang, akan sangat membantu dalam perjumpaan dengan Tuhan. Kehadiran Tuhan di hati hanya bisa dirasakan dalam suasana welas asih, atau cinta kasih, kasih sayang yang murni.

Berkurangnya emosi negatif di cakra pusar, akan sangat membantu dalam peningkatan spiritualitas. Hati tenang dan damai akan membuat suasana kehidupan menjadi lebih indah dan menarik. Disamping itu, orang juga akan lebih sabar dan tenang dalam hidup sehari-hari.

Afirmasi:"Saya niat menyalurkan cahaya warna kuning terang benderang ke cakra pusar saya secara terus menerus".(3x)

Lakukanlah tiap hari minimal 10 menit dengan relax, santai, dan pasrah. Akan ada perubahan dalam hidup Anda. Hidup akan lebih sabar, tenang, dan damai.

Jika Anda masih banyak emosi negatif, sebaiknya melakukan teknik ini secara rutin. Tidak ada efek samping dengan sering melakukan latihan ini. Rasakanlah perubahan emosi Anda. Selamat mencoba. Rayakanlah kehidupan dengan hati syukur dan gembira. Terima kasih.


NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post