-->
Product Description : These women's Bali briefs offer a seamless, flexible fit. The soft, stretchy microfiber construction provides all-day comfort.
JENGGALA WATERFALL : This tourist attraction was originally called Curug Tempuan, because this waterfall is a confluence of several rivers that merge into one. So that local residents hold a meeting with village officials. This meeting discussed the change in the name of the waterfall. So the waterfall changed its name to Curug Jenggala.
THE LEGEND OF THE TAPOMAS RESERVOIR : In the 1980s, the pride of the residents was destroyed to stem the Serayu river during the New Order government, which at that time developed a dam project for a hydroelectric power plant (PLTA) by damming the Serayu river in Wanadadi District.
Product description : A true everyday pant. Super soft and comfortable. The stretch lace trim at your waist and legs offers a custom fit for all day comfort that won't show through clothes
Product Description : Our silky Bodysuede brief will become a staple in your wardrobe. The colors are designed to work with any of your favorite Wacoal bras.

Covid-19 Peringatan Bagi Umat Manusia

 


Covid-19 merupakan wabah yang telah merenggut nyawa puluhan  juta manusia di muka bumi ini. Berbagai pendapat mengenai Covid-19telah bermunculan dari yang berpendapat covid-19 adalah bikinan manusia hingga yang berpendapat bahwa covid-19 adalah ujian dari Allah SWT untuk umat manusia sebagai kholifah di muka bumi ini. Namun saya lebih berpendapat bahwa Covid-19 merupakan kententuan dari Allah SWT sebagai hukuman dari Allah SWT terhadap Umat manusia yang telah lalai dalam menjalankan tugasnya sebagai Kholifah Fil Ardl.

Bumi yang kita pijak sebagai tempat kehidupan manusia mungkin telah jenuh dengan setiap ulah manusia yang diharapkan dapat menata alam ini menjadi lebih baik, namun kenyataanya lain dari pada yang diharapkan oleh bumi itu sendiri. Berbagai tanda alam seperti bencana yang telah terjadi misalnya Gempa bumi, banjir bandang, longsor, puting beliung sampai bencanaa yang penyebabnya tidak kita lihat yaitu wabah Virus Corona yang hingga kini makin merajalela merenggut puluhan juta nyawa manusia. 

Mungkin bumi ingin menata dirinya sendiri karena sudah enggan melibatkan manusia yang justru telah melakukan berbagaai kerusakan tanpa memikirkan dampak yang akan terjadi. Bumi juga ciptaan Allah yang setiap saat juga bertasbih memuji terhadap yang Maha Suci yang telah menciptakannya. Bumi menginginkan adanya keseimbangan pada dirinya sehingga mungkin Bumi ini mohon pada Sang Pencipta agar rasa jenuh akibat ulah manusia segera berakhir. Mungkin bumi menginginkan siapapun yang berada dimuka bumi yang justru mebuat bumi ini tidak nyaman untuk segera dilenyapkan dan yang tersisa hanya yang dapat bermanfaat dan bisa menjaga kenyamanana Bumi sendiri. 

Upaya manusia terkait wabah corona telah dilakukan baik melalui peraturan pemerintah seperti ketentuan protocol Covi-19, pakai masker, jaga jarak dan pembatasan antar wilayah, semua itu dilakukan agar kita bisa terhindar dari wabah corona yang mengerikan. Upaya kita mengikuti bebagai anjuran pemerintah tentu harus kita lakukan namun bukan sebatas itu, ibarat kita dikejar seekor anjing, jangan lari teriaklah kepada sang pemilik anjing agar anjing peliharaannya jangan mengejar lagi. Samaha halnya dengan virus corona yang justru tidak bisa kita lihat dan selalu mengejar kita, teriaklah kepada Sang Pencipta Allah SWT sang pemilik wabah corona ini agar tidak mengejar kita lagi. 

Demikianlah sekedar pendapat, mungkin benar juga mungkin bisa salah sehingga mohan maaf, jika salah mohon kritiknya yang karena saya bukan ahli dalam hal virus corona, saya hanya melihat realita yang ada dan terjadi selama ini sepanjang kempampuan mata dan pendengaran saya.








NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post