Etika Seorang Jurnalis


Berbicara tentang etika jurnalis adalah berbicara tentang apa yang baik dan yang buruk serta mempersoalkan tentang hak dan kewajiban moral seorang jurnalis. Sembilan etika jurnalis menurut Bill Kovach dan Tom Rosenstiel (2002) :
1. Kebenaran
Bahan baku seorang jurnalist adalah sebuah fakta, bukan imajinasi atau hal yang sengaja dihadirkan bukan berdasrkan fakta. Menghadirkan sesuatu yang bukan fakta dalam sebuah berita akan membuat tidak masuk dalam ranah jurnalisme karena jurnalisme hanyalah kepada kebenaran.

2. Loyalitas Kepada Masyarakat
Loyalitas seorang jurnalis hanyalah kepada masyarakat bukan kepada pemilik media atau kepada penguasa. Komitmen terhadap masyarakat lebih besar ketimbang egoisme profesional. Seorang jurnalis tidak terikat, tidak berat sebelah, dan tidak berpihak.

3. Disiplin Verifikasi
Verifikasi adalah hal yang memisahkan jurnalisme dan hiburan, propaganda, fiksi, atau seni. hiburan (entertainment) atau sepupunya infotainment fokus pada hal-hal yang menggembirakan hati. Propaganda akan mengarang fakta demi kepentingan. Fiksi mengarang skenario untuk sampai pada kesan yang lebih personal dari apa yang disebut kebenaran.
 
4. Independensi Terhadap Sumber Berita.
Salah satu menjaga independensi adalah dengan tidak memihak kepada sumber berita. Harus netral menggali kebenaran dari persoalan yang diliput.

5. Menjadi Pemantau Kekuasaan
Prisnsip ini sering disalah pahami oleh seorang wartawan dengan mengartikan sebagai "susahkan orang yang senang". Jurnalis bekerja untuk memantau bagaimana penguasa menjalankan kekuasaannya, bukan untuk menjilat penguasa untuk kepentingan tertentu.

6. Menyediakan Forum Kritik dan Dukungan Masyarakat
Berhubung seorang jurnalist bekerja untuk memantau kekuasaan, maka perlu menyediakan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritikan terhadap penguasa.

7. Berupaya Keras Untuk Membuat Hal Yang Penting Menarik dan Relevan
Walaupun banyak hal yang di bicarakan masyarakat, namun tidak semua harus di tampilkan di media. Topik-topi yang akan menimbulkan konfik harus di hindari.

8. Menyiarkan Berita Yang Konprehensif dan Proporsional
Komprehensif dan berimbang menjadi pedoman seorang jurnalis, media tidak perlu mengahdirkan berita yang dangkal dan tidak berimbang.

9. Harus Di perbolehkan Mengikuti Nurani Mereka
Seorang wartawan harus punya etika dan tanggung jawab personal. Tanggung jawab menyuarakan sekuat-kuatnya nurani mereka dan membiarkan yang lain untuk melakukan hal yang sama. 

Tujuan utama Jurnalisme adalah untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan warga agar mereka bisa hidup bebas dan mengatur dirisendiri. informasi menjadi penting bagi manusia karena naluri manusia pasti butuk informasi.

Post a Comment for "Etika Seorang Jurnalis"

close